<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>Achmad</title>
	<link>http://blognaachmad.blogsome.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 13:15:36 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Akhirnya</title>
		<link>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/11/28/akhirnya-2/</link>
		<comments>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/11/28/akhirnya-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 13:15:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Sekilas Cerita Anak Makassar</category>
		<guid>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/11/28/akhirnya-2/</guid>
		<description><![CDATA[	Akhirnya aku bisa pindah kerumah baru aku&#8230;..
	&nbsp;
	bagi teman-teman sekalian&#8230;.
	&nbsp;
	update link blog aku,,,,yah&#8230;..
	&nbsp;
	di Http://bocahnakal.catatanku.com 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<div align="center">Akhirnya aku bisa pindah kerumah baru aku&#8230;..</div>
	<div align="center">&nbsp;</div>
	<div align="center">bagi teman-teman sekalian&#8230;.</div>
	<div align="center">&nbsp;</div>
	<div align="center">update link blog aku,,,,yah&#8230;..</div>
	<div align="center">&nbsp;</div>
	<div align="center">di <a href="Http://bocahnakal.catatanku.com " target="_blank" title="Rumah Baruku">Http://bocahnakal.catatanku.com </a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/11/28/akhirnya-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>SEPI,SUNYI&#8230; KU SENDIRI</title>
		<link>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/11/12/sepisunyi-ku-sendiri/</link>
		<comments>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/11/12/sepisunyi-ku-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 13:51:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Sekilas Cerita Anak Makassar</category>
		<guid>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/11/12/sepisunyi-ku-sendiri/</guid>
		<description><![CDATA[	kujejakkan kaki pada dunia yang kuhuni meski tersesat di sisi rasa yang tak berprasastiaku menghujamkan keyakinandi sudut yang tak pernah terjamah oleh pikirku
	kudengar derap langkah yang tak asingmemecah sunyi yang kian menggerogoti asakukian mendekat..&nbsp; &nbsp; &nbsp; mendekat&#8230;lantas kulihat uluran tangan menggapaiku
	aku beku bersama egokuterdiam&#8230;hanyut dalam angan gamangdan langkah itu kembali terdengarmenjauh&#8230;lalu hilang dalam senyap
	@Jakarta ,12 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<div align="center"><font color="#000000">kujejakkan kaki pada dunia yang kuhuni <br />meski tersesat di sisi rasa yang tak berprasasti<br />aku menghujamkan keyakinan<br />di sudut yang tak pernah terjamah oleh pikirku</p>
	<p>kudengar derap langkah yang tak asing<br />memecah sunyi yang kian menggerogoti asaku<br />kian mendekat..<br />&nbsp; &nbsp; &nbsp; mendekat&#8230;<br />lantas kulihat uluran tangan menggapaiku</p>
	<p>aku beku bersama egoku<br />terdiam&#8230;<br />hanyut dalam angan gamang<br />dan langkah itu kembali terdengar<br />menjauh&#8230;<br />lalu hilang dalam senyap</font></div>
	<div align="right"><font color="#000000"><em>@Jakarta ,12 November 2008</em><br /></font></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/11/12/sepisunyi-ku-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Jaminan dari pemerintah..bahwa blooger tidak akan dipenjara.Hidup&#8230;Blogger Indonesia &#8230;!!!</title>
		<link>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/10/23/hidupblogger-indonesia/</link>
		<comments>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/10/23/hidupblogger-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 02:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>informasi</category>
		<guid>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/10/23/hidupblogger-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[	akhirnya pernyataan pemerintah mengenai blogger di indonesia keluar juga.bahwa blogger indonesia tidak akan di penjara&#8230;
	lihat cuplikan beritanya..hari ini loh&#8230;&#8230;di ambil dari kompas.com 
	JAKARTA, KOMPAS - Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Mohammad Nuh menjamin tidak akan memenjarakan blogger Indonesia sepanjang tulisan di blog memenuhi kaidah dan aturan berlaku, serta tetap mengacu pada Negara Kesatuan Republik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p align="justify"><font color="#000000">akhirnya pernyataan pemerintah mengenai blogger di indonesia keluar juga.bahwa blogger indonesia tidak akan di penjara&#8230;<img border="0" title="emoticon" alt="emoticon" src="http://blognaachmad.blogsome.com/wp-content/plugins/Wysi-Wordpress/plugins/emotions/images/clap.gif" /></font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000">lihat cuplikan beritanya..hari ini loh&#8230;&#8230;di ambil dari <a target="_blank" href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/10/23/00535637/blogger.indonesia.dijamin.tak.dipenjara">kompas.com <br /></a></font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000"><em>JAKARTA, KOMPAS - Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Mohammad Nuh menjamin tidak akan memenjarakan blogger Indonesia sepanjang tulisan di blog memenuhi kaidah dan aturan berlaku, serta tetap mengacu pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.</em></font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000"><em>Menkominfo menegaskan hal itu kepada pers di kantornya, Rabu (22/10). &rdquo;Kalau ada pemerintah negara lain yang menyeret blogger masuk penjara karena tulisan di blog, itu urusan mereka. Tapi, sepanjang saya menjabat Menkominfo, tidak akan ada blogger dipidana,&rdquo; tutur dia.</em></font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000"><em>Dalam jumpa pers yang dihadiri pula oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Cameron R Hume, Mohammad Nuh mengungkapkan dukungan kementerian yang dipimpinnya untuk acara Pesta Blogger ke-2 yang dijadwalkan digelar pada 22 November mendatang.</em></font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000"><em>&rdquo;Pemerintah memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada para blogger untuk menyuarakan pikiran, perasaan, dan pendapat yang cerdas dan bermoral etik melalui blog masing-masing. Kebebasan merupakan salah satu syarat tumbuhnya kreativitas,&rdquo; kata Mohammad Nuh. Dia percaya blogger mempunyai kontribusi positif terhadap aktivitas masyarakat.</em></font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000"><em>Sementara itu, Dubes AS untuk Indonesia Cameron R Hume yang menjadi salah satu sponsor utama Pesta Blogger ke-2 mengatakan, Pemerintah AS memberi dukungan bagi terwujudnya kebebasan berpendapat di Indonesia. &rdquo;Kami yakin kebebasan yang ada bukan untuk melukai orang lain,&rdquo; ujarnya. (KSP)</em></font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000">&nbsp;</font></p>
	<p align="center"><font color="#000000">HIDUP BLOGGER INDONESIA&#8230;<img border="0" title="emoticon" alt="emoticon" src="http://blognaachmad.blogsome.com/wp-content/plugins/Wysi-Wordpress/plugins/emotions/images/thumbup.gif" />&nbsp; <img border="0" title="emoticon" alt="emoticon" src="http://blognaachmad.blogsome.com/wp-content/plugins/Wysi-Wordpress/plugins/emotions/images/thumbup.gif" /> <img border="0" title="emoticon" alt="emoticon" src="http://blognaachmad.blogsome.com/wp-content/plugins/Wysi-Wordpress/plugins/emotions/images/clap.gif" /><br /></font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000">&nbsp;</font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/10/23/hidupblogger-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Trauma&#8230;.</title>
		<link>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/10/13/jika-aku-menjadi/</link>
		<comments>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/10/13/jika-aku-menjadi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 13:06:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Sekilas Cerita Anak Makassar</category>
		<guid>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/10/13/jika-aku-menjadi/</guid>
		<description><![CDATA[	Bayang Masa Lalu membayangi langkahku&#8230;.
	kutakut melangkahkan Kaki ini&#8230;. 
	&nbsp;takut akan&#8230;jatuh kejurang yang lebih dalam lagi&#8230;
	&nbsp;Trauma&#8230;..selalu mengahantui&#8230;.ku tak dapat tidur dengan tenang&#8230;
	&nbsp;
	Trauma&#8230;
	akan mimpi itu akan datang kembali&#8230;.
	&nbsp;Kuingin Bangkit&#8230;dari masa lalu itu&#8230;ku ingin terlepas dari mimpi-mimpi buruk itu&#8230;.. 
	&nbsp;
	Tapi mengapa aku lemah&#8230;.????
	tak sekuat dahulu&#8230;
	menghadapi&#8230;.segala cobaan&#8230;.yang silih berganti menerpa kehidupan ini&#8230;
	&nbsp;
	Ada apa dengan Diriku&#8230;..
	lemah,mudah putus asa..
	itu yang aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<div align="center"><font color="#000000">Bayang Masa Lalu membayangi langkahku&#8230;.</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">kutakut melangkahkan Kaki ini&#8230;.<img border="0" title="emoticon" alt="emoticon" src="http://blognaachmad.blogsome.com/wp-content/plugins/Wysi-Wordpress/plugins/emotions/images/sad.gif" /></font> </div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;takut akan&#8230;jatuh kejurang yang lebih dalam lagi&#8230;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;<br /></font><font color="#000000">Trauma&#8230;..<br /></font><font color="#000000">selalu mengahantui&#8230;.<br /></font><font color="#000000">ku tak dapat tidur dengan tenang&#8230;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">Trauma&#8230;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">akan mimpi itu akan datang kembali&#8230;.</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;<br /></font><font color="#000000">Kuingin Bangkit&#8230;dari masa lalu itu&#8230;<br /></font><font color="#000000">ku ingin terlepas dari mimpi-mimpi buruk itu&#8230;..<img border="0" title="emoticon" alt="emoticon" src="http://blognaachmad.blogsome.com/wp-content/plugins/Wysi-Wordpress/plugins/emotions/images/unsure.gif" /> <img border="0" title="emoticon" alt="emoticon" src="http://blognaachmad.blogsome.com/wp-content/plugins/Wysi-Wordpress/plugins/emotions/images/unsure.gif" /></font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">Tapi mengapa aku lemah&#8230;.????</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">tak sekuat dahulu&#8230;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">menghadapi&#8230;.segala cobaan&#8230;.yang silih berganti menerpa kehidupan ini&#8230;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">Ada apa dengan Diriku&#8230;..</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">lemah,mudah putus asa..</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">itu yang aku rasakan sekarang ini&#8230;.<img border="0" title="emoticon" alt="emoticon" src="http://blognaachmad.blogsome.com/wp-content/plugins/Wysi-Wordpress/plugins/emotions/images/glurps.gif" /></font> </div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="center">
<div align="center"><font color="#000000">kuingin&#8230;sekuat dahulu&#8230;.</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">dimana aku mampu menghadapi cobaan yang datang&#8230;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">Kuatkanlah diriku Ya&#8230;Rabb&#8230;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">Karna Engkau-Lah&#8230;Pemilik Segala Kekuatan Itu..<img border="0" title="emoticon" alt="emoticon" src="http://blognaachmad.blogsome.com/wp-content/plugins/Wysi-Wordpress/plugins/emotions/images/sad.gif" /></font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">Amien&#8230;Amien..Ya Rabbal Alamien.. <br /></font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="right"><font color="#000000"><em>@jakarta,12 Oktober&nbsp; 2008&#8230;pukul 24.00 Wib </em><br /></font></div>
<font color="#000000">&nbsp; <br /></font></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/10/13/jika-aku-menjadi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Idul Fitri 1429 H</title>
		<link>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/09/30/selamat-idul-fitri-1429-h/</link>
		<comments>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/09/30/selamat-idul-fitri-1429-h/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 14:38:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Sekilas Cerita Anak Makassar</category>
		<guid>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/09/30/selamat-idul-fitri-1429-h/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;
	Ramadhan hampir berlalu
	takbir telah berkomandan&#8230;mengiri Langkahnya.. 
	bertanda kemerdekaan telah didepan mata
	&nbsp;
	&nbsp;hanya satu kata yang dapat terucap dari lisan
	Taqoballahu minna waminkum
	washianana washianakum
	minal aidin wal faidzhin
	Mohon maaf lahir dan bathin
	&nbsp;
	Selamat Menyambut Idul fitri 1429 H 
	&nbsp;
	&nbsp;
	&nbsp;
	&nbsp;
	&nbsp;Created By : Anak Makassar
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">Ramadhan hampir berlalu</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">takbir telah berkomandan&#8230;mengiri Langkahnya.. </font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">bertanda kemerdekaan telah didepan mata</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;hanya satu kata yang dapat terucap dari lisan</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">Taqoballahu minna waminkum</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">washianana washianakum</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">minal aidin wal faidzhin</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">Mohon maaf lahir dan bathin</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">Selamat Menyambut Idul fitri 1429 H <br /></font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000"><img hspace="10" height="93" border="1" align="middle" width="180" title="" alt="" src="http://blognaachmad.blogsome.com/wp-admin/images/thumb-fitri.jpeg" />&nbsp;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="center"><font color="#000000">&nbsp;</font></div>
	<div align="right"><font color="#000000">&nbsp;Created By : Anak Makassar<br /></font></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/09/30/selamat-idul-fitri-1429-h/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>SENYUM DAN SESIOLOGI..</title>
		<link>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/09/25/senyum-dan-sesiologi/</link>
		<comments>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/09/25/senyum-dan-sesiologi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 23:51:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Sekilas Cerita Anak Makassar</category>
	<category>informasi</category>
		<guid>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/09/25/senyum-dan-sesiologi/</guid>
		<description><![CDATA[	sy ingin berbagi informasi aja nih&#8230;semoga kita bisa dapat mengambil hikmah dari kejadian ini&#8230;
	kisah ini saya ambil dari salah satu milis 
	Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya.
	  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p align="justify"><font color="#000000">sy ingin berbagi informasi aja nih&#8230;semoga kita bisa dapat mengambil hikmah dari kejadian ini&#8230;</font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000">kisah ini saya ambil dari salah satu <a href="http://blognaachmad.blogsome.com/wp-admin/KRl-mania@yahoogroup.com" target="_blank">milis</a></font> </p>
	<p align="justify"><font color="#000000">Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya.</font><font color="#000000" /></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000">Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama &quot;Smiling.&quot; Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah.</p>
	<p> Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi kerestoran McDonald&#8217;s yang berada di sekitar kampus. Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000">Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian.</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000">Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihat mengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah saya membaui suatu &quot;bau badan kotor&quot; yang cukup menyengat,&nbsp;ternyata tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil! Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000">Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang &quot;tersenyum&quot; kearah saya.<br /> Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga memancarkan kasih&nbsp;sayang. Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima &#8216;kehadirannya&#8217; ditempat itu.</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000">Ia menyapa &quot;Good day!&quot; sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan. Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya &#8216;tugas&#8217; yang diberikan oleh dosen saya. Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya. Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah &quot;penolong&quot;nya. Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka,dan kami bertiga tiba2 saja sudah sampai didepan counter.</p>
	<p> Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan. Lelaki bermata biru segera memesan &quot;Kopi saja, satu cangkir Nona.&quot; Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan direstoran disini, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu). Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan.</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000"><br /> Tiba2 saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu2 lainnya, yang hampir semuanya sedang mengamati mereka. Pada saat yang bersamaan, saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua &#8216;tindakan&#8217; saya.</p>
	<p> Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan saya) dalam nampan terpisah.</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000">Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke meja/tempat duduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut kearah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat.&nbsp;Saya letakkan nampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap &quot;makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua.&quot;</p>
	<p> Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah ber-kaca2 dan dia hanya mampu berkata &quot;Terima kasih banyak, nyonya.&quot;<br /> Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata &quot;Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian, Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian.&quot;</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000">Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya merengkuh kedua lelaki itu.</p>
	<p> Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata &quot;Sekarang saya tahu, kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku, yang pasti, untuk memberikan &#8216;keteduhan&#8217; bagi diriku dan anak-2ku! &quot; Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar2 bersyukur dan menyadari,bahwa hanya karena &#8216;bisikanNYA&#8217; lah kami telah mampu memanfaatkan &#8216;kesempatan&#8217; untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.</p>
	<p> Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin &#8216;berjabat tangan&#8217; dengan kami.</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000">Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap &quot;Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan olehNYA, saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami.&quot;</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000">Saya hanya bisa berucap &quot;terimakasih&quot; sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada &#8216;magnit&#8217; yang menghubungkan bathin kami, mereka langsung menoleh kearah kami sambil tersenyum, lalu melambai-2kan tangannya kearah kami. Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar2 &#8216;tindakan&#8217; yang tidak pernah terpikir oleh saya. Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa &#8216;kasih sayang&#8217; Tuhan itu sangat HANGAT dan INDAH sekali!</p>
	<p> Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan &#8216;cerita&#8217; ini ditangan saya. Saya menyerahkan &#8216;paper&#8217; saya kepada dosen saya. Dan keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, &quot;Bolehkah saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain?&quot; dengan senang hati saya mengiyakan. Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi. Dengan cara dan&nbsp;gaya&nbsp;yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk di deretan belakang didekat saya diantaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya.</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000">Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya .</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  </font></div>
	<p align="justify"><font color="#000000">&quot;Tersenyumlah dengan &#8216;HATImu&#8217;, dan kau akan mengetahui betapa &#8216;dahsyat&#8217; dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu.&quot;</p>
	<p> Dengan caraNYA sendiri, Tuhan telah &#8216;menggunakan&#8217; diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di McDonald&#8217;s, suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu: &quot;PENERIMAAN TANPA SYARAT.&quot;</p>
	<p> Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapi oleh para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca dan memaknai cerita ini diharapkan dapat mengambil pelajaran bagaimana cara &nbsp;MENCINTAI SESAMA, DENGAN MEMANFAATKAN SEDIKIT HARTA-BENDA YANG KITA MILIKI, dan bukannya MENCINTAI HARTA-BENDA YANG BUKAN MILIK KITA, DENGAN MEMANFAATKAN SESAMA!</p>
	<p> Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda, teruskan cerita ini kepada orang2 terdekat anda. Disini ada &#8216;malaikat&#8217; yang akan menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca cerita ini akan tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun) bagi sesama yang sedang membutuhkan uluran tangannya!</p>
	<p> Orang bijak mengatakan: Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya &#8217;sahabat yang bijak&#8217; yang akan meninggalkan JEJAK di dalam hatimu.<br /> Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu. Tetapi untuk berinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu! Orang yang kehilangan uang, akan kehilangan banyak, orang yang kehilangan teman, akan kehilangan lebih banyak! Tapi orang yang kehilangan keyakinan, akan kehilangan semuanya! Tuhan menjamin akan memberikan kepada setiap hewan makanan bagi mereka, tetapi DIA tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka, hewan itu tetap harus BERIKHTIAR untuk bisa mendapatkannya.</font></p>
	<div align="justify"><font color="#000000">  Orang-orang muda yang &#8216;cantik&#8217; adalah hasil kerja alam, tetapi orang-orang tua yang &#8216;cantik&#8217; adalah hasil karya seni. Belajarlah dari PENGALAMAN MEREKA, karena engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman dirimu sendiri <br /></font></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/09/25/senyum-dan-sesiologi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Detik-Detik Terakhir&#8230;..</title>
		<link>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/08/29/detik-detik-terakhir/</link>
		<comments>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/08/29/detik-detik-terakhir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 06:13:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Sekilas Cerita Anak Makassar</category>
		<guid>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/08/29/detik-detik-terakhir/</guid>
		<description><![CDATA[	Detik-detik terakhir&#8230;.
	waktuku kian menyempit
	napasku kian sesak menahan segalanya
	ingin kuberlari&#8230;dan berlari&#8230;.
	tapi jalan yang aku tempuh&#8230;salah&#8230;
	ingin kukembali&#8230;di jalan yang penuh dengan cahaya 
	yang begitu menyejukkan hati
	tak ada yang menuntunku di tengah kegelapan
	hanya doa yang dapat kupanjatkan 
	berjalan di tengah kegelapan
	sadar akan diri ini&#8230;&#8230;
	oleh akan tiba waktunya&nbsp; pergi untuk selamanya&#8230;..
	ku memohon doa&#8230;.
	panjatkan puji dan syukur menyebut Asma-Mu..
	
	ijinkanlah&#8230;aku &#8230;.
	bertemu&nbsp; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<div align="center"><font color="#000000"><u><strong><span>Detik-detik terakhir</span>&#8230;.</strong></u></p>
	<p>waktuku kian menyempit</p>
	<p>napasku kian sesak menahan segalanya</p>
	<p>ingin kuberlari&#8230;dan berlari&#8230;.</p>
	<p>tapi jalan yang aku tempuh&#8230;salah&#8230;</p>
	<p>ingin kukembali&#8230;di jalan yang penuh dengan cahaya </p>
	<p>yang begitu menyejukkan hati</p>
	<p>tak ada yang menuntunku di tengah kegelapan</p>
	<p>hanya doa yang dapat kupanjatkan </p>
	<p>berjalan di tengah kegelapan</p>
	<p>sadar akan diri ini&#8230;&#8230;</p>
	<p>oleh akan tiba waktunya&nbsp; pergi untuk selamanya&#8230;..</p>
	<p>ku memohon doa&#8230;.</p>
	<p>panjatkan puji dan syukur menyebut Asma-Mu..</p>
	<p><img border="0" src="http://achfa.catatanku.com//images/2008_08/264.jpg" /></p>
	<p>ijinkanlah&#8230;aku &#8230;.</p>
	<p>bertemu&nbsp; bulan yang penuh&#8230;berkah&#8230;.itu&#8230;.</p>
	<p>Ya Rabb&#8230;.engkau&#8230;.Maha&#8230;mendengar segalanya&#8230;..</p>
	<p>Kabulkanlah&#8230;&#8230;&#8230;Ya Rabb&#8230;..</font></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/08/29/detik-detik-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>INDONESIA MERDEkA&#8230;..!!!</title>
		<link>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/08/17/indonesia-merdeka/</link>
		<comments>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/08/17/indonesia-merdeka/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 06:07:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Sekilas Cerita Anak Makassar</category>
	<category>informasi</category>
		<guid>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/08/17/indonesia-merdeka/</guid>
		<description><![CDATA[	Ku kibarkan merah putihku di udara&#8230;..
	ku sambut kemerdekaan&#8230;di depan mata&#8230;.
	meski tertatih-tatih&#8230;.ku memperjuangkannya&#8230;
	tapi kini hari kemerdekaan telah tiba&#8230;
	MERDEKA&#8230;&#8230;!!!! 
	inilah sms yang aku terima disubuh hari, yang membuatku terbangun.ternyata hari ini adalah 17 agustus. dimana bangsa indonesia merayakan kemerdekaan yang ke 63.
	setelah mandi,aku iseng-iseng nongkrong di depan rumah, aku mendengar suara anak kecil dari rumah sebelah yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p align="center"><font color="#000000"><strong><em>Ku kibarkan merah putihku di udara&#8230;..</em></strong></font></p>
	<p align="center"><font color="#000000"><strong><em>ku sambut kemerdekaan&#8230;di depan mata&#8230;.</em></strong></font></p>
	<p align="center"><font color="#000000"><strong><em>meski tertatih-tatih&#8230;.ku memperjuangkannya&#8230;</em></strong></font></p>
	<p align="center"><font color="#000000"><strong><em>tapi kini hari kemerdekaan telah tiba&#8230;</em></strong></font></p>
	<p align="center"><font color="#000000"><strong><em>MERDEKA&#8230;&#8230;!!!! </em></strong></font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000">inilah sms yang aku terima disubuh hari, yang membuatku terbangun.ternyata hari ini adalah 17 agustus. dimana bangsa indonesia merayakan kemerdekaan yang ke 63.</font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000">setelah mandi,aku iseng-iseng nongkrong di depan rumah, aku mendengar suara anak kecil dari rumah sebelah yang sedang manyanyikan lagu 17 agustus.ternyata anak itu ingin kesekolah untuk mengikuti upacara 17 agustus di sekolahnya.</font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000">begitu ceria dan semangat aku liat raut muka anak itu,berpakain lengkap. dan sambil menunggu ayahnya mengantarnya kesekolah dia masih sempat-sempatnya memperaktekan cara penghormatan pada sang merah putih.</font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000">anak ini membuatku kagum seketika&#8230;.</font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000">saya cuman bisa mengatakan&#8230;..</font></p>
	<p align="center"><font color="#000000"><strong>Dirgahayu indonesiaku&#8230;.. </strong></font></p>
	<p align="center"><font color="#000000"><strong>ke-63</strong></font></p>
	<p align="center"><font color="#000000"><strong>semoga bangsa ini&#8230;menjadi tentram dan damai&#8230; </strong><br /></font></p>
	<p align="justify"><font color="#000000">&nbsp;</font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blognaachmad.blogsome.com/2008/08/17/indonesia-merdeka/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
